Tuesday, February 23, 2016

Unknown

Alex Marquez Mengalami kecelakaan saat melakukan tes Privat

Moto2
Alex Marquez
MotoGP - 2016. pembalap Moto2 Alex Marquez mengalami kecelakaan saat melakukan tes ujicoba privat di sirkuit Jerez, pembalap yang berpunggung 73 tersebut di kabarkan mengalami patah tulang. setelah terjatuh saat tes privat adik dari pembalap Repsol Honda Marc Marquez tersebut menjalani X-ray dimana patahnya tersebut di pergelangan tangan kirinya, dan setelah di Barcelona dokter langsung memeriksa cedera yang dialami pembalap yang berpunggung 73 tersebut, dan, membuat CT scan tiga demensi dimana hal tersebut menemukan patah tulang kecil diTriquetrum di pergelangan tangan kiri Alex Marquez.'


Rumah Sakit Universitario Quiron Dexeus membeberkan tentang cedera yang dialami pembalap Alex Marquez tersebut. menurut Dr Xavier Mir yang menangani menemukan patah tulang kecil diTriquetrum di pergelangan tangan kiri Alex Marquez dan harus melakukan sebuah operasi. Baca Juga : Marc Marquez Tercepat Di Tes Pramusi Philip Island..


"maksud dari Triquetrum adalah salah satu dari kedelapan tulang di pergelangan tangan dan sebelah skafoid tersebut. dan  Dengan demikian, triquetrum memiliki circultation miskin dan imobilisasi lama yang dibutuhkan, "jelas Dr Xavier Mir. dikutip motogp.


pihak dokter memutuskan untuk melakukan sebuah operasi kepada Alex Marquez dan dokter memperkenalkan sebuah alat sekrup kompresi, dan hal tersebut adalah sebuah operasi yang sangat agresif  dan melakukan sebuah sayat-sayatan kecil dan memasukan sekrup tersebut kedalam tulang dan membetulkan tulang ke tempat semula.


menurut Dr Xavier mir hal tersebut mamakan waktu hingga 48 jam sampai rehabilitasi dapat dilaksanakan. " dan tulang tersebut akan bisa sembuh dalam jangka lima minggu, akan tetapi dia memastikan Alex Marquez bisa melakukan balapan di sirkuit jerez pada bulan maret karena tulang tersebut sudah dipastikan sudah sembuh total.tuturny pada hari senin 22/2/2016.


"cedera yang di alami tersebut mungkin akan menjadi suatu masalah saat melakukan pengereman, karena pada saat para pengendara sedang memacu motornya dengan kecepatan 270km / jam, dan pada saat itu pergelangan tangan para pengendara mereka akan menerima banyak tekanan. dan baginya dalam tes tersebut adalah suatu penilaian yang sangat baik karena ia bisa pergi dan mengubah beberapa lap kemudian berhenti. untuj sebuah kejuaraan. saya pikir itu harus lancar,"pungkas Dr Mir.

Subscribe to this Blog via Email :