![]() |
| Pol-Espargaro |
MotoGP-2016. Rakasa Yamaha Tech 3 Tim Prinsip dan Presiden IRTA Hervé
Poncharal menegaskan tentang perubahan
aturan Komisi Grand Prix terakhir.Sebagai presiden IRTA Poncharal juga salah
satu anggota dari Komisi Grand
Perubahan Race Direction:
" Direction masih tetap tidak ada berubah terdiri dari
Mike Webb (Direktur Balap), Javier Alonso (Dorna), Franco Uncini (FIM), Graham
Webber (Wakil Direktur Balap), dan Loris Capirossi (Safety Advisor)
Mereka tetap akan memantau balapan di lintasan, dan mereka
akan menindak para pembalap yang melakukan pelanggaran, seperti ngebut pada
pit-line atau ketika adanya bendera kuning atau mirah di kibarkan. Akan tetapi
bila ada sebuah kejadian atau pelanggaran yang membutuhkan analisis lebih
lanjut seperti di chicane terakhir di Assen pada tahun lalu dan juga kejadian
seperti kejadian di sepang, maka hal tersebut akan langsung di tangani oleh
Mike Webb, dan Steward yang sudah di tunjung oleh FIM dalam sebuah perjanjian
dengan Dorna dan IRTA. Mereka akan Steward dari FIM, dan menurut saya ini
sebuah pilihan yang sangat baik, karna Dorna selalu menerima kritikan. Dan saya
sangat memahami keputusan Carmelo
Ezplete dan rekan-rekannya Setelah kejadian pada musim lalu, dan ini akan
menjadi sebuah keputusan yang sangat bagus sekali bisa memliki tiga orang dan
akan memberi keputusn secara otonom dan independen. tanpa adanya kepentingan
dalam memberi keputusan. Dan kami akan
maju terus untuk menuju sebuah organisasi yang mandiri. Lebih otoom dan
independen. Dan hal tersebut semua Grand
Prix, Komisi menyetujui ini, dan hal
Tersebut menjadi sebuah keputusan Bulat” Ujarnya.
Pada sistem poin penalti baru bagi pengendara yang gagal
memenuhi kewajiban media mereka:
“MotoGP sangat diminati banyak orang di seluruh dunia, untuk
menghadirkan sebuah Grand Prix kita perlu sponsor, dan itu normal mengingat
investasi dari para sponsor. Dan juga keikut sertaan para penonton berinvestasi ke tiket pit untuk
mengenal lebih dekat kepada para idola
mereka. Dan semua tim harus bekerja sama untuk mendapatkan sebuah pertunjukan
yang terbaik. Dan tentu saja dalam olahraga kuda besi atau MotoGP ini kami
menghadirkan para bintang pembalap yang terbaik. Namun mereka juga harus tahu bahwa tanggung
jawab para pembalap ini bukan hanya kepada media saja, akan tetapi tanggung
jawab mereka juga kepada para fans dan sponsor, Grand Prix. Commission hannya
ingin mengklarifikasi ini.
Saya fikir kalau
setiap orang yang memainkan peranannya di di dalam sebuah pertunjukan pasti
dengan niat yang baik. Namun kadang-kadang hal tersebut ada baiknya kita tulis
pada kertas dalam warna hitam dan putih. Dan kita tahu bahwa kita tidak bisa
terlalu menuntut terlalu banyak kepada para pembalap ini. Walaupun Cuma sedikit
minimal kita bisa berbuat untuk orang-orang yang sudah memberi dukungan kepada
kami selama ini. Karna tanpa dukungan dari mereka kita tidak akan mampu
menjalani semua ini. Kami hanya ingin mengingatkan bahwa tim dan para pembalap
harus bekerja sama untuk memenuhi
harapan para penonton, para fans, media, sponsor.. dan semua orang yang sudah
membuat MotoGP sirkus mungkin” dikutip motosport.
Penambahan sensor tekanan ban wajib di MotoGP.
“kami juga sudah memutuskan dengan komisi Grand Prix, Bahwa ban belakang di MotoGP kali ini kita
memiliki sensor tekanan wajib untuk para pembalap. dan kami sudah sangat
kesulitan dalam masalah teknis di departemen
ini. Walaupun terkadang masalah yang timbul menghasilkan pemikiran baik,
dan kami sangat senang bahwa Lori Baz tidak mengalami luka yang sangat serius
waktu kecelakaan yang terjadi di sepang Malaysia. Baca disini kecelakkan yang menimpa Loris Baz di sirkuit sepang.. Dan kami berusaha memecahkan
beberapa masalah yang terjadi dan mentebabkan benyak orang menyetjui pada
solusi yang kami buat, dalam hal ini kita harus memeriksa tekanan pada ban setiap saat untuk itu kita butuh sensor
tekanan, dan ini harus kita jaga untuk meningkatkan keselamatan para pembalap.
Itu keputusa yang sangat penting dan
sangat positif yang sudah kita buat di jenewa.”tutupnya. Baca juga : Ducati beri lampu hijau pada Casey Stoner..
